Berantas Sarang Nyamuk Cegah Penularan DBD

Rumah tangga menjadi tatanan awal pembentukan perilaku kesehatan, sehingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini dapat mencegah berbagai penyakit serta menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan nyaman.

PHBS rumah tangga merupakan upaya memberdayakan anggota keluarga agar mengetahui, mau dan mampu mempraktikan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan PHBS di rumah tangga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan mencegah terjadinya masalah kesehatan.

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) merupakan salah satu indikator dalam PHBS tatanan rumah tangga. Upaya ini sangat berperan dalam mencegah penularan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya dan penyakit tular vektor lainnya.

Lingkungan rumah yang bersih dan bebas  jentik nyamuk dapat menurunkan risiko penularan penyakit serta menciptakan kondisin hunian yang sehat dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Pemberantasan sarang nyamuk adalah upaya yang bertujuan untuk memutus siklus hidup nyamuk dengan cara menghilangkan atau mengendalikan tempat perkembangbiakan nyamuk di lingkungan rumah dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari penerapan PHBS dalam  rumah tangga.

Nyamuk, khususnya Aedes aegypti berkembang  biak di tempat yang terdapat genangan air bersih yang jika dibiarkan berpotensi menularkan penyakit. Oleh karena itu pemberantasan sarang nyamuk perlu dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Pemberantasan jentik nyamuk dapat dilakukan melalui kegiatan PSN dengan menerapkan langkah 3M plus yaitu sebagai berikut:

  • Menguras, yaitu membersihkan dan menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, ember dan tempat penampungan air lainnya secara rutin minimal satu minggu sekali. Selain itu, gosok dinding bak mandi agar tidak ada telur nyamuk yang menempel dan sewaktu waktu bisa menjadi jentik.
  • Menutup, yaitu menutup rapat tempat penampungan air agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur.
  • Mendaur ulang, yaitu memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air.

Plus, diantara lain:

  • Menaburkan larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti jeruk, sereh dan lavender
  • Memelihara ikan pemakan jentik seperti cupang, guppy,
  • Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah
  • Menggunakan obat anti nyamuk

Pemberantasan sarang nyamuk secara rutin memberikan berbagai manfaat diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan
  • Mencegah terjadinya kejadian luar biasa DBD
  • Menciptakan lingkungan rumah yang bersih dan sehat
  • Meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Tim Puskesmas Gamping II rutin melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk di Padukuhan. Kegiatan ini biasanya juga dihadiri oleh lintas sektor terkait, yang bertujuan untuk secara bersama-sama melakukan monitoring pelaksanaan PSN di wilayah kerja sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Bulan Januari tim Puskesmas Gamping II melaksanakan PSN di Dusun Sanggrahan, Dusun Banyumeneng dan Dusun Pundung. Berikut beberapa dokumentasi kegiatan PSN bulan Januari 2025.

Pemberantasan sarang nyamuk merupakan tangggungjawab bersama yang dimulai pada tatanan rumah tangga, dengan menerapkan 3M plus melalui kegiatan PSN secara rutin, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat.

Ayo giatkan PSN minimal 1 kali dalam seminggu guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk yang dapat menularkan penyakit.

Semoga Sehat Selalu

Salam Punggawa Sehati !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *