
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan peran keluarga dalam perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Puskesmas Gamping II menyelenggarakan kegiatan Family Gathering Penderita Gangguan Jiwa pada tanggal 18 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pustu Trihanggo dan dihadiri oleh keluarga pasien serta peserta program kesehatan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Gamping II.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan yang menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung proses pengobatan, pemulihan, serta peningkatan kualitas hidup ODGJ. Keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai pendamping utama dalam memastikan pasien menjalani pengobatan secara teratur, memperoleh dukungan emosional, serta dapat berfungsi secara optimal di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Materi pertama disampaikan oleh psikolog dengan tema “Hidup Berdampingan dengan ODGJ”. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai gangguan jiwa, pentingnya penerimaan keluarga terhadap kondisi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, serta cara membangun komunikasi dan dukungan yang positif. Peserta juga diajak untuk memahami bahwa ODGJ membutuhkan dukungan, pendampingan, dan lingkungan yang kondusif agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Gamping II dengan tema “Mencegah Krisis dan Kekambuhan ODGJ”. Pada sesi ini peserta diberikan edukasi mengenai tanda-tanda awal kekambuhan, faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya krisis, pentingnya kepatuhan minum obat, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah kekambuhan. Materi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam melakukan deteksi dini dan penanganan awal apabila muncul gejala yang mengarah pada kekambuhan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti materi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai pendampingan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Diskusi yang terjalin memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling belajar dan memperoleh dukungan dari sesama keluarga yang menghadapi kondisi serupa.
Melalui kegiatan Family Gathering ini, diharapkan keluarga semakin memahami pentingnya peran mereka dalam proses perawatan ODGJ serta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai cara mendampingi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Dengan dukungan keluarga yang kuat dan berkesinambungan, diharapkan kualitas hidup ODGJ dapat meningkat, risiko kekambuhan dapat ditekan, dan proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.
Salam Punggawa Sehati !
