Program Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” untuk meningkatkan akses pengobatan HIV/AIDS

GAMPING – Pada Hari Jumat (17 Februari 2023) Puskesmas Gamping II (PUNGGAWA) telah melaksanakan Launching Program Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” atau Pelayanan Kolaboratif Integratif Masyarakat Peduli HIV/AIDS Tanpa Diskriminasi Puskesmas Gamping II bertempat di Embung Serut Banyuraden.

Inovasi ini diusung berdasarkan permasalahan HIV di Punggawa diantaranya stigma masyarakat tentang HIV/AIDS masih tinggi, pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS masih kurang, peningkatan penemuan kasus HIV/AIDS, kurangnya jumlah pemeriksaan screening HIV/AIDS serta kurangnya akses pelayanan terhadap HIV/AIDS. Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat mengurangi stigma masyarakat terhadap layanan HIV dan dapat memberikan kemudahan akses pelayanan pemeriksaan dan pengobatan terhadap HIV/AIDS. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada program Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini antara lain :

  1. Edukasi dan penyuluhan HIV ke masyarakat
  2. Bekerjasama dengan kader “Katahati”
  3. Layanan VCT Mobile
  4. Layanan Extra Hour
  5. Layanan PDP terintegrasi
  6. Monitoring dan Evaluasi kegiatan Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA”

Tujuan utama program inovasi ini adalah mengurangi stigma terhadap pelayanan HIV/AIDS yang pada akhirnya dapat meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan HIV/AIDS bagi semua masyarakat. Launching Program Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini dihadiri oleh Panewu Gamping; Drs. Yakti Yudanto beserta jajaran Muspika Kapanewon Gamping, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sleman; dr. Rino Rusdiono, Sp. Rad, Lurah Banyuraden beserta jajaran, Lurah Nogotirto beserta jajaran, Lurah Trihanggo beserta jajaran, Kepala KUA Gamping, Yayasan Vesta Indonesia, Yayasan Victory Plus, Kader “KATAHATI” PUNGGAWA, guru UKS SMA Negeri 1 Gamping beserta 2 orang kader kesehatan sekolah, guru UKS SMK Putera Samudera beserta 2 orang kader kesehatan sekolah, guru UKS SMA 1 Islam beserta 2 orang kader kesehatan sekolah, peserta senam Jumat rutin serta seluruh masyarakat yang ada di wilayah Punggawa.

Rangkaian acara Launching Program Inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini sebagai berikut :
1. Senam Rutin Jumat Sehat
2. Sarapan bersama
3. Penampilan Linedance Punggawa
4. Sambutan Kepala Puskesmas Gamping II; Muhammad Daroji, S.KM., M.PH
5. Sambutan Panewu Gamping; Drs. Yakti Yudanto
6. Sambutan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sleman; dr. Rino Rusdiono, Sp. Rad
7. Orasi Program inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” oleh dr. Novi Eko Winarsih Hartono
8. Launching “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” oleh Panewu Gamping
9. Rebranding Kader “KATAHATI” (Kader Tanggap HIV/AIDS Tanpa Diskriminasi)
10. Penandatanganan Komitmen

Dalam sambutan Kepala Puskesmas Gamping II; Muhammad Daroji, SKM, MPH melalui kegiatan inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” yang dikelola dr. Novi Eko ini nantinya dapat membangun kolaborasi serta integrasi sehingga nantinya akan tercipta masyarakat yang peduli HIV/AIDS tanpa deskriminasi. Kegiatan yang sudah dilaksanakan di lintas program dan lintas sektor dalam rangka penanganan HIV AIDS nantinya dpt diintegrasi dalam satu wadah berupa program inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini. Dengan adanya penanganan HIV/AIDS semakin bagus nantinya akan meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja Punggawa.

Harapan Kepala Puskesmas Gamping II ini diterima baik oleh Panewu Gamping; Drs. Yakti Yudanto dimana beliau sangat berharap dengan adanya inovasi ini dapat menjangkau pada seluruh lapisan masyarakat khususnya diwilayah Gamping bahkan diharapkan dapat menjangkau lapisan masyarakat paling bawah dan pihak Kapanewon Gamping siap memfasilitasi kegiatan sosialiasasi inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” jika dilakukan di Kapanewon.

Foto Bersama Kader Katahati Punggawa
Kepala Puskesmas Gamping II
Muhammad Daroji, SKM, MPH
Panewu Gamping
Drs. Yakti Yudanto

Pada acara launching inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini juga dilakukan pembacaan komitmen oleh kader KATAHATI dalam melaksanakan edukasi kepada masyarakat, kegiatan promosi layanan HIV Punggawa seperti penjangkauan screening HIV, pendampingan pengobatan HIV dan mendukung inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini. Setelah oembacaan komitmen oleh kader dilakukan penyematan pin pada kader tersebut oleh Kepala Puskesmas Gamping II, Panewu Gamping, Ketua IDI Cabang Kabupaten Sleman dan dr. Novi Eko Winarsih Hartono.

Pemasangan pin oleh Kepala Puskesmas Gamping II; Muhammad Daroji, SKM, MPH
Pemasangan pin oleh Ketua IDI Cabang Kabupaten Sleman; dr. Rino Rusdiono, Sp. Rad
Panewu Gampoing ; Drs. Yakti Yudanto bersama kader KATAHATI Punggawa

Launching inovasi “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” ini dibuka oleh Panewu Gamping Drs. Yakti Yudanto dilanjutkan dengan melakukan scan barcode serta login pelayanan “YAKIN SEHATI PUNGGAWA” secara bersama-sama. Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen kader “KATAHATI” sebagai mitra kerja Punggawa dalam menjangkau screening HIV di masyarakat.

Tandatangan komitmen Kader Katahati
dr. Novi Eko bersama dengan rekan IDI Cabang Kabupaten Sleman
Yayasan Vesta Indonesia dan
Yayasan Victory Plus

Sekilas tentang HIV/AIDS

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit. Penularan HIV dapat terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh penderita seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, serta Air Susu Ibu (ASI). Perlu diketahui, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik.

Gejala yang biasa dirasakan oleh penderita HIV ini biasanya mengalami flu ringan pada 2–6 minggu setelah terinfeksi HIV. Flu bisa disertai dengan gejala lain dan dapat bertahan selama 1–2 minggu. Setelah flu membaik, gejala lain mungkin tidak akan terlihat selama bertahun-tahun meski virus HIV terus merusak kekebalan tubuh penderitanya, sampai HIV berkembang ke stadium lanjut menjadi AIDS.

Adapun beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan penularan HIV diantaranya ; tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah, tidak berganti-ganti pasangan seksual, menggunakan kondom saat berhubungan seksual, dan menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik.

HIV adalah penyakit seumur hidup. Dengan kata lain, virus HIV akan menetap di dalam tubuh penderita seumur hidupnya. Meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi HIV, tetapi ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita. Penderita yang telah terdiagnosis HIV harus segera mendapatkan pengobatan berupa terapi antiretroviral (ARV). ARV bekerja dengan cara mencegah virus HIV bertambah banyak sehingga tidak menyerang sistem kekebalan tubuh penderita.

Jika Anda berisiko terkena HIV tapi bingung mau periksa kemana, silakan hubungi kami ya Sahabat Sehat Punggawa

Salam, Punggawa Sehati!

#inovasiyakinsehatipunggawa #hivaids #punggawa #jauhipenyakitnyabukanorangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *