Komunitas Peduli Anak (KPA)

Profil Komunitas Peduli Anak (KPA)

A. Latar Belakang

  • Jumlah anak usia 0-14 tahun di Kecamatan Gamping : 25,78%.
  • Meningkatnya Kejahatan seksual pada anak (2 kasus di tahun 2014 yang didampingi puskesmas).
  • Meningkatnya Jumlah anak yang mudah mengakses pornografi melalui media Internet/Hp (ditemukan di 2 SD Wil. Gamping).
  • Meningkatnya Kasus Bullying (Ditemukan 5 SD Wil. Gamping).
  • Masih Banyak orang tua belum menerapkan Pola Asuh Positif.
  • Masih Banyak guru yang mudah memberikan label pada anak.
  • Masih Banyak “School refusal” dibiarkan dan tidak ditangani.
  • MENDUKUNG SLEMAN MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK

B. Definisi dan Sasaran KPA

> Definisi KPA

Komunitas yang terdiri dari orang tua, guru, tokoh masyarakat dan masyarakat yang memiliki kepedulian pada anak.

> Sasaran KPA

Semua Anak tanpa diskriminasi baik yang masih dibawah kandungan maupun anak yang berusia 18 tahun.

C. Dasar Pemikiran

  • Pemerintah menetapkan tahun 2013-2014 adalah tahun darurat nasional kejahatan seksual terhadap anak.
  • KPAI per April 2015 mencatat terjadi 6006 kasus kekerasan anak di Indonesia, 1032 kasus terkait kekerasan seksual pada anak.
  • Presiden mengeluarkan Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak.
  • Instruksi melibatkan seluruh elemen pemerintahan > dari kementrian hingga kepala daerah.

D. Landasan Hukum

  • UUD tahun 1945 pasal 28 B ayat 2
  • UU No. 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak
  • UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak
  • UU No. 4 Tahun 1979 tentang Penyandang cacat
  • UU No. 22 Tahun 19 97 tentang Narkotika
  • UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
  • UU No. 20 Tahun 2003 ttg Sistem Pendidikan Nasional
  • UU No 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa
  • Instruksi Presiden No 5 tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti kejahatan Seksual Terhadap anak
  • Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak no 2 tahun 2010 tentang Rencana aksi Nasional Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak.

E. Tujuan Komunitas Peduli Anak > Tujuan Umum

  • Mendorong kegiatan preventif, promotif terkait kepedulian anak baik dari segi kesehatan fisik dan psikologis.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli pada hak-hak anak melalui pola asuh positif.
  • Melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan dan kejahatan seksual pada anak.
  • Mendukung Gamping sebagai Kecamatan Layak Anak dan Sleman menuju Kabupaten Layak Anak.

> Tujuan Khusus

        Anak-anak :

  • Agar anak tahu cara mencegah Bullying, kejahatan seksual, menghadapi pola asuh yang negatif, mengantisipasi masalah Kesehatan fisik dan mental.

        Orang tua / keluarga :

  • Psikoedukasi parenting agar orang tua mengetahui cara penerapan pola asuh positif.
  • Psikoedukasi antisipasi kejahatan seksual agar dapat mengajarkan pada anak secara langsung.
  • Memberikan psikoedukasi Kesehatan fisik dan mental agar orang tua memahami secara dini dan mampu mendeteksi masalah pada anak.

        Masyarakat :

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam upaya preventif terjadinya kejahatan seksual, penerapan pola asuh yang negatif dan masalah-masalah kesehatan fisik dan psikologis pada anak.
  • Pembentukan Komunitas Peduli Anak sebagai bentuk komitmen dan sarana warga untuk melindungi anak-anak dari berbagai kekerasan.

F. Program Kegiatan KPA

  • Psikoedukasi Tumbuh Kembang Anak/SDIDTK.
  • Sosialisasi Hak-Hak Anak.
  • Psikoedukasi Parenting/ Pola Asuh.
  • Psikoedukasi Antisipasi Kejahatan Seksual.
  • Psikoedukasi Bahaya Rokok Pada Anak.
  • Psikoedukasi Bullying.
  • Pendampingan psikologis.
  • Konseling kelompok.
  • Terapi Permainan Tradisional.
  • Sosialisasi Sleman Kabupaten Layak Anak.
  • Screning Kesehatan Mental ( SMP dan SMA).
  • Screning Perkembangan Mental Anak PAUD dan TK.