Deklarasi “KOMPAK-CEDAK SANAK” Puskesmas Gamping II

Warga desa banyuraden Gamping Sleman mendeklarasikan sebagai komunitas peduli anak Cegah Tindak Kekerasan Pada Anak “Kompak Cedak Sanak” di Balai Desa Banyuraden, Selasa 21 Agustus 2018. Deklarasi didukung Pemerintah Desa Banyuraden beserta perangkatnya, termasuk Tim Penggerak PKK, Camat Gamping, Polsek Gamping, dan Kasat Binmas Polres Sleman serta Puskesmas Gamping 2.

Dalam deklarasi, warga berkomitmen untuk melakukan deteksi dini kesehatan pada anak, menerapkan pola asuh positif pada anak, menciptakan lingkungan yang supporting dan aman terhadap perkembangan anak. Selain itu membangun budaya masyarakat yang tanggap dan peduli dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan zat adiktif lainnya.

Kepala Puskesmas Gamping 2 Muhammad Daroji SKM MPH mengatakan, deklarasi ini diharapkan tidak hanya seremonial semata, namun ditindaklanjuti menjadi program-program nyata perlindungan anak. Dengan begitu anak-anak di lingkungan Desa Banyuraden akan terlindungi dari bahaya pornografi, narkoba, dan klitih lain-lain.

“Kita perteguh komitmen lewat deklarasi ini,” katanya.

Hadir dalam acara Kepala Desa Banyuraden Sudarisman ST. Kasat Binmas Polres Sleman AKP Ani Sulistyarini mengatakan, deklarasi dibarengkan peringatan HUT ke-70 Polwan.

Menurut Ani, polwan memiliki tanggung jawab turut serta dalam penguatan keluarga dan menjadi kader-kader dalam menciptakan keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Beberapa materi penyuluhan disampaikan pihaknya seperti soal fenomena klitih dan bahaya narkoba.

“Kita ajak masyarakat menciptakan kondisi kondusif terutama di tahun politik seperti saat ini,” katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Banyuraden Kwintartiningsih Puspo Putri didampingi Bidan Desa Eni Margiwiati mengatakan, dengan adanya Penyuluhan tentang penguatan keluarga bahaya pornografi, narkoba dan klitih diharapkan pengetahuan warga akan meningkat, sehingga bisa membentengi anak-anaknya dan anggota keluarganya dari ancaman bahaya tersebut. (Dev)-c

Sumber : “Koran Kedaulatan Rakyat, 23 Agustus 2018”

192 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *