Tes Kebugaran Karyawan

Gamping, Tes kebugaran jasmani adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan mengukur sejauh mana kemampuan kebugaran jasmani orang tersebut dan mengetahui tingkat kebugaran jasmani yang dimiliki. Menjaga kesehatan dan kebugaran adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang. Terdapat serangkaian langkah tes yang bisa kita lakukan dengan tujuan mengukur tingkat kebugaran jasmani masing-masing. Fungsinya agar kita bisa menganalisa apakah gaya hidup kita baik atau tidak, jika hasilnya tidak maka kita seharusnya memperbaiki pola hidup.

Puskesmas Gamping II sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama harus mampu memberikan contoh terhadap masyarakat langsung bagaimana menjaga kebugaran maupun kesehatan langsung pada karyawan. Tentu hal ini mendorong agar terwujudnya “GERMAS” yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui kegiatan-kegiatan olahraga yang dilakukan karyawan Puskesmas.

Tes kebugaran karyawan Puskesmas Gamping II dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 16 Februari 2019 yang ikuti oleh seluruh Karyawan Puskesmas di Halaman barat Puskesmas. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta tes kebugaran yaitu :

  1. Pengisian Tes Par-Q;
  2. Pengukuran Tekanan Darah, Denyut Nadi, Berat dan Tinggi Badan;
  3. Peregangan;
  4. Tes Kebugaran;
  5. Penghitungan VO2Max;

Pengukuran menggunakan metode RockPort yaitu lari, jalan cepat, ataupunjalan secara konstan dengan jarak 1,6 km. Rute yang akan diambil adalah mengelilingi Dusun Sukunan, Banyuraden.

Setelah selesai, waktu tempuh akan diukur sesuai dengan umur kita dan akan menghasilkan nilai VO2Max. Dan nilai VO2Max itulah yang akan menginterpretasikan apakah tubih kita Baik, Cukup, Kurang, ataupun Kurang Sekali.

Kegiatan tes kebugaran ini juga mendapat sambutan yang baik oleh Kepala Puskesmas Gamping II, bapak Muhammad Daroji, SKM, MPH

“Hari ini kita akan melaksanakan Tes Kebugaran Karyawan untuk mengukur sejauh mana tingkat kebugaran tubuh kita selaku petugas kesehatan. Tes ini dilaksanakan sedianya dua kali dalam setahun, jika dimungkinkan akan kita laksanakan setiap tiga bulan sekali. Dengan mengetahui kebugaran kita, dengan menjaga kebugaran kita dalam menjalankan tugas kita sebagai petugas kesehatan dapat lebih optimal. Hal ini dapatdimanfaatkan sebaik mungkin, selain sifatnya sebagai pengukuran, kegiatan inijuga dapat dimanfaatkan sebagai refreshing kita.”

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kebugaran karyawan sehingga dapat optimal melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat.

196 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *